Sunday, December 20, 2009

Ouarzazate


Sekali waktu dalam kesempatan keluar kota saya dan suami yang saat itu masih berstatus pengantin baru ditawari pergi berwisata ke sebuah tempat yang bernama Ouarzazate (baca warzazat). Kebetulan juga waktu itu kami tidak harus membayar alias gratis, hadiah dari seorang rekan suami saya. Kami pergi dengan menaiki bis wisata bermuatan 17 orang yang juga diisi dengan teman-teman suami saya. Berangkat dari kota Rabat mulai jam 8 malam akhirnya sekitar 12 jam kemudian kami sampai tujuan, sungguh sebuah perjalanan yang melelahkan apalagi medan yang kami tempuh cukup sulit.

Ouarzazate merupakan daerah selatan Maroko yang terdiri dari perbukitan dan gunung dengan jalannya yang berliku-liku. Tujuan kami kesana sebenarnya bukan mau ke gunung melainkan pergi melihat studio yang sering dipakai para insan perfilman Hollywood. Terdapat sejumlah film yang mengambil lokasi disana seperti film Cleopatra.

Pertama sampai disana kami menemukan gerbang yang terbagi dua pintu yang bertuliskan Hotel Oscar dan Atlas Corporation Studios. Akhirnya kami pun masuk kedalam Hotel dulu yang memang sudah dipenuhi orang yang mempunyai tujuan sama seperti kami juga. Ada kolam renang yang cukup besar didalam. Disekitar dindingnya kami melihat ada beberapa pigura yan berhiaskan film-film yang pernah mengambil setting tempat disana, kabarnya sih studio tersebut cukup menjadi primadona insan perfilman Hollywood.

Setelah puas melihat hotel kami pergi ke studio tersebut. Kami menemukan duplikat tempat terkenal di dunia seperti Spinx, Obelisk, Istana Firaun (pharoh), rumah Shaolin, pompa tradisional masyarakat Mesir jaman dahulu yang bertenaga kuda, duplikat pesawat terbang yang dipakai pada tahun 40an, rumah-rumah jaman dahulu.

Pada sore harinya banyak turis mancanegara yang datang antara lain yang berkebangsaan Prancis, Spanyol, Jerman, Jepang dan masih banyak lagi. Mereka berjalan mengikuti seorang guide yang bercerita tentang tempat tersebut.


Rumah Shaolin


Pompa tradisional masyarakat mesir yg ditarik dengan hewan












No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Facebook Badge

The beginning of making this blog

Maroko atau al-Magrib (Morocco: Inggris), pada awalnya sungguh tidak pernah terpikirkan autor untuk mengunjunginya apalagi sampai menetap di negeri yang sangat asing tersebut bahkan sangat jarang terdengar oleh telinga dan sedikit pun tidak pernah terbetik di hati saya untuk mengunjunginya.

Ia terletak di benua Afrika bagian utara, berbatasan dengan negara: Spanyol di sebelah utara, Aljazair di sebelah timur, Mauritania di sebelah selatan dan di bagian sisi baratnya membentang lebar samudera Atlantik hingga ke benua Amerika. Jarak dari Indonesia sendiri ditempuh 18 jam perjalanan via airplane.

Maroko menyimpan sejuta kenangan yang hampir dipastikan tidak akan saya lupakan seumur hidup. Bagaimana tidak, di negeri Ibnu Batouta tersebutlah penulis bertemu, menikah dan mengarungi empat tahun bahtera perkawinan. Negerinya sangat eksotik sayang untuk dilupakan begitu saja berlalu termakan waktu.

Tujuan awal penulisan blog ini adalah pengenalan dan penggalian budaya masyarakat setempat (Maroko red) serta dokumentasi perjalanan saya selama merantau di negeri tersebut. Berbekal dengan pengalaman tinggal selama empat tahun tersebut serta keinginan kuat untuk mendokumentasikan cerita-cerita unik pelengkap koleksi foto serta budaya dan tradisi masyarakat setempatlah membuat saya sedikit nekat untuk menuliskan blog pertama saya ini.

Saya memilih Judul "Untaian Cerita dari al-Magribi", untuk mendokumentasikan setiap perjalanan penulis ke daerah-daerah tertentu serta objek unik yang penulis tidak pernah jumpai dimanapun baik di Qatar, tempat bermukim penulis sebelumnya seperti sistem jual beli dan Driyal yang berlaku serta sempat membuat keki dan kelimpungan penulis.

Saya sangat mengharapkan blog ini dapat menjadi semacam buku 'pintar' yang berisi info-info singkat yang dibutuhkan orang yang ingin berkunjung ke negara tersebut juga dapat menjadi tour naratif yang deskriktif sehingga seolah-olah pembaca dapat merasakan 'aroma' Maroko serta menyelami pengalaman saya.

Banyak sekali hal-hal yang sangat layak kita ketahui tentang Maroko, bagaimana tidak Indonesia sebagai Negara Islam terbesar harus tahu tentang sejarah peradaban Andalusia yang sangat lama serta kokoh yang berada di sebagian daerah Maroko. Juga dari segi tokoh-tokoh baik ilmuwan, penjelajah dan pejuang yang mengharumkan segenap persada dunia Islam pada khususnya adalah orang Maroko. Hubungan emosional masyarakat Maroko dan Indonesia yang sangat dekat juga dirasakan penulis sebagai alasan tepat penulisan blog ini. Bagaimana tidak dahulunya proklamator kita dan raja Mohammed V berkarib dekat sampai-sampai terdapat penamaan jalan yang mengambil nama 'Jakarta', 'Bandoeng' serta 'Soekarno' begitu pula terdapat nama tempat 'Casablanca' yang sebenarnya adalah nama salah satu kota penting di Maroko.

Mungkin selama ini terbetik dalam benak kita bahwa universitas Islam yang tertua di dunia adalah Al Azhar-Cairo padahal ditilik dari sejarah ternyata universitas Al Karawiyyin di kota Fes telah berdiri kokoh 120 tahun sebelum Al Azhar serta adalah salah satu alumninya seorang pemimpin gereja katolik tertinggi Vatikan-Roma yaitu Paus Paulus Salvatore VIII!!!.

Arita Agustina Med HATTA